FILM UNTUK SABLON

CORELDRAW: MENGATUR FILM UNTUK SABLON BERBEDA DENGAN UNTUK OFFSET

Sebelum kita membahas bagaimana mengatur film untuk sablon dan untuk offset, terlebih dahulu kita mendifinisikan apa itu film untuk offset dan sablon.

Pengertian film: adalah suatu lembar transparan (plastik atau kertas kalkir) yang berisikan gambar hasil print out dari komputer ataupun gambar tangan, yang nantinya gambar tersebut akan kita transfer ke media berikutnya dalam urutan proses cetak (misalnya screen atau plat).

Nah, untuk teknik cetak offset, gambar yang telah kita buat tinggal kita simpan dalam media penyimpanan data baik itu disket, cd atau flash disk, kemudian kita bawa ke penyedia jasa output film. Penyedia jasa output film inilah nantinya yang akan melakukan output gambar yang kita buat tadi menjadi film yang siap untuk proses pembuatan plat atau master.
Tergantung dari pewarnaan gambar yang kita buat, film yang dihasilkan merupakan hasil pemisahan warna per warna (separasi) yang secara otomatis dilakukan oleh peralatan (mesin) output film. Tanda-tanda register, color calibration bardll, semua diatur oleh mesin/peralatan output. Kecuali untuk cetakan satu warna dengan mesin offset kecil dan menggunakan master (basah atau kering), film bisa berupa hasil print out printer laser diatas kertas.

Sedangkan untuk film sablon, lebih sering kita harus melakukan pemisahan warna per warna terlebih dulu, memberi tanda register yang sama persis untuk setiap warna yang kita pisahkan sebelum gambar kita output menjadi film. Kita tidak mesti harus membawa ke penyedia jasa output film. Kita bisa output sendiri film tersebut dengan printer yang dapat mencetak di atas lembar transparan dan memiliki ketajaman yang tinggi (printer laser).

Perbedaan utama antara film sablon dan film offset dapat kita sebutkan diantaranya adalah :

1. Tanda register yang untuk sablon biasanya harus kita buat sendiri, terutama untuk gambar dengan dua warna atau lebih.

2. Besarnya masukan (overprint) antara warna satu dan warna lainnya.

3. Teknik pemisahan warna untuk warna gradasi.

4. Nilai raster (lpi) untuk gambar-gambar dengan gradasi warna ataupun separasi.

Ada baiknya kita pelajari satu per satu.

1. Tanda register

Misalkan kita memiliki gambar logo sebuah hotel yang terdiri atas tiga warna seperti di bawah ini:

Sebelum kita melakukan pemisahan warna gambar tersebut, kita mesti memberikan tanda register. Biasanya berupa garis tipis saling silang atau dengan tambahan lingkaran di tengahnya. Tujuannya adalah untuk memudahkan penyocokan gambar warna per warna bila sudah berbentuk film, serta untuk pengaturan posisi film di atas screen agar lebih mudah dan lebih tepat. Untuk proses sablon, pencetakan dilakukan secara manual (dengan tangan). Penempatan screen di atas meja sangat menentukan ketepatan gambar hasil cetakan. Pengaturan posisi gambar di atas screen juga menentukan pengaturan screen di atas meja. Penempatan posisi gambar di atas screen yang tidak sama antara warna satu dengan warna lainnya akan menyulitkan operator cetak, bahkan dapat membuat hasil cetakan yang tidak pas (berbayang, tidak “pasti”).

Gambar di atas terdiri dari tiga warna, yaitu kuning, orange dan biru. Setelah kita pisahkan warna per warna, maka kita akan memiliki tiga gambar seperti berikut:

Gambar yang lebih di atas merupakan hasil pemisahan dari tiga warna gambar, yaitu kuning (gambar bintang), orange (dasar dan tulisan “five star hotel”) serta biru (logo tengah). Untuk menjadi film, semua gambar harus berwarna hitam. Sehingga gambar-gambar tersebut akan menjadi seperti gambar yang berada di barisan bawah. Perhatikan bahwa tiap gambar dengan tanda register merupakan kumpulan objek-objek dengan warna yang sama. Apabila di atas warna tersebut terdapat warna lain (di atas dasar orange ada bintang dengan warna kuning), maka warna lainnya di buat menjadi putih.

Langkahnya adalah pertama kita melakukan duplikasi gambar besertat tanda registernya sesuai dengan jumlah warna dalam gambar tersebut. Misalnya gambar memiliki tiga warna, maka setidaknya kita melakukan duplikasi menjadi tiga gambar yang sama. Kemudian pada setiap gambar kita hanya mengambil objek-objek dengan warna yang sama saja. Objek dengan warna lain kita hapus atau kita beri warna putih seperti pada contoh di atas tadi.

2. Besarnya Masukan (Overprint)

Pencetakan dengan sablon adalah pencetakan manual dengan menggunakan screen. Namanya juga pencetakan manual, pastilah memiliki tingkat ketelitian dan ketepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan mesin. Karena itu, penempatan warna satu dengan warna lainnya tidak bisa setepat dengan menggunakan mesin. Ambil contoh gambar kita tadi. Dengan teknik sablon, gambar tadi akan mengalami tiga kali proses cetak: yaitu pertama dicetak warna kuning (gambar bintang), kemudian warna orange (tulisan dan dasar), lalu terakhir warna biru (logo). Urutan cetak dimulai dengan warna yang paling muda, diikuti oleh warna yang lebih tua dst.

Karena memiliki tingkat ketepatan yang lebih rendah dari pencetakan dengan mesin, hasil cetakan dengan sablon lebih sering mengalami apa yang disebut dengan misregister atau warna meleset (lihat gambar di bawah).


Untuk mengatasi hal tersebut, film untuk sablon biasanya diberi nilai overprint (biasa disebut dengan istilah “masukan”) yang lebih besar. Tergantung dengan besarnya gambar, nilai tersebut tidak boleh lebih kecil dari 0,2 mm. Jika kita memberikan nilai yang terlalu kecil, maka akan terjadi misregister atau warna meleset pada saat pencetakan. Sebaliknya, nilai masukan yang terlalu besar juga akan menghasilkan cetakan yang seperti memiliki warna lain di luar warna yang kita gunakan.

Pengaturan pemberian masukan untuk film sablon adalah: untuk gambar dengan warna yang lebih muda, gambar tersebut kita perbesar sedikit dengan perintah contour (+ 0,2 mm) ataukah dengan memberikan outline (+0,4 mm). Jadi untuk contoh gambar kita, gambar setiap bintang kita perbesar dengan contour ke arah luar sebesar 0,2mm atau dengan memberikannya outline sebesar 0,4 mm.

Sedangkan untuk warna yang lebih tua kita buat tetap seperti adanya.

3. Pemisahan Warna Untuk Warna Gradasi


Film gradasi warna untuk sablon biasanya terdiri atas warna blok dan warna gradasi dengan titik awal warna putih. Misalnya kita punya gambar dua warna gradasi dari kuning ke merah. Film untuk sablon yang kita buat akan terdiri dari satu film blok (mewakili warna kuning) dan satu film yang merupakan hasil penukaran warna merah dengan hitam dan kuning dengan putih.( lihat gambar). Warna kuning kita buat menjadi satu warna blok (full hitam), karena kuning lebih “muda” dari merah.

4. Nilai Raster (Untuk Gradasi Warna atau Separasi)

Screen yang digunakan dalam teknik cetak sablon memiliki ukuran-ukuran yang menunjukkan tingkat kerapatan mesh yang digunakan. Ini dapat digunakan untuk menunjukkan seberapa besar “lubang-lubang” yang dapat ditembus oleh tinta sablon. Makin besar angka mesh screen, makin kecil lubang-lubang itu. Begitu sebaliknya. Perbedaan jenis tinta yang kita gunakan dalam pencetakan akan menentukan nilai mesh screen yang kita pakai. Untuk jenis tinta plastisol atau oil ink misalnya, kita bisa menggunakan screen dengan nilai mesh 130 – 150. Tetapi nilai mesh tersebut tidak bisa kita pakai untuk jenis tinta rubber atau glitter. Tintanya tidak akan tembus. Untuk jenis rubber biasanya digunakan screen dengan mesh 110 atau kurang.

Sebelum kita membuat film untuk warna gradasi atau separasi, sebaiknya kita mengetahui dulu jenis tinta apa yang akan digunakan dalam mencetak. Ini nanti untuk menentukan seberapa besar nilai LPI yang kita tetapkan pada saat output film. Untuk film sablon, nilai LPI yang digunakan biasanya tidak akan lebih besar dari 60. Itu bisa digunakan untuk jenis tinta water base (pigmen), oil ink, ataupun plastisol. Sedangkan untuk jenis tinta rubber, nilainya harus lebih rendah dari itu. Biasanya maksimum digunakan 50 lpi, lebih sering digunakan nilai 30 – 35 lpi.

140 thoughts on “FILM UNTUK SABLON

    • tankz infonya…justru ini yg sy cr,sy tunggu trik2 lainya!klo bs ksh contoh gmbr yg lbh rumit,gambar musik metal ato yg lagi tren gmbr2 full color.
      oh ya,,gmn teknik pemisahan warna pd gambar muka/pemandangan pd film.pke coreldraw.tankz…

  1. langkah2 untuk memisahkan warna, bagaimana??
    ( tools nya apa saja?? n klo bisa step by step……)
    makasih…. (harap maklum baru belajar…..)

  2. Slam knal mas.. map sya mu tnya2 bleh kan…? bru aja sy nmuin artikel mas ttg teknik sablon mnual, bgtu sy baca2 ko sy jd tertrik to cb…, cm map sy lum ad penglman ttg sblon. jd jlasnya di mana yach saya bisa beli peralatn to sblon lengkap to pemula sekligus buku pnduannya…ok dch mkasi bnyak ych sukses sllu but mas smoga akn muncul ide2 kreasi mas… n terimakasi

  3. Mas Gimana cara ngeprint raster dengan menggunakan printer bukan dicetak film scanpro…aku pingin tau karena saya jauh dari scanpro untuk film raster

  4. kalo boleh nanya gimana caranya menempelkan gambar di kertas kalkir ke screen,dan larutan apa yang di butuhkan,juga takaran campurannya.

  5. to aguspati :
    menempelkan gambar di kertas transparan (kalkir, dsb) dilakukan di bagian belakang screen (yg datar, bukan bagian dalam tempat menaruh tinta). Biasanya gambar ditempatkan terbalik (face down) dan harus benar-benar menempel (tidak ada ruang), biasanya dibantu pakai kaca bening untuk memberi tekanan.
    Photo emulsion (contoh merek Ulano) banyak dijual di toko2 sablon, yang type peruntukkan dan cara menggunakannya tersedia di setiap kemasan.

  6. mas,
    gmana cara misah warnanya di coreldraw,
    tolong ajarin dong mas,
    aku pengen tau,
    mas …
    apa mas buka nggak privat buat belajar misah warna di corel,
    aku mau dong,
    tolong kabarin ya,
    zul

  7. salam kenal mas,
    mo nanya neh, sablon kaos separasi tuh bikin
    pilemnya manual ato sperti yang mas jelasin di atas?

    aku prnah nanya ke orang katanya inputnya berbasis vektor jadinya bikinnya ribet.
    misalnya aku pake desain poto orang, aku rubah ke bitmap dulu pake color halftone yang bulet2 itu
    trus aku trace di corel.
    jadi sih jadi, tp ga rapi. lagian kmpternya jadi sering ‘hang’ dipake nge-trace.

    aku tanya ke tukang sablon ktnya emang gitu.
    jadi raster kecil2 itu dari desainnya, masa sih??

    makasih
    sori baru belajar

  8. Mas, tolong sebutkan alat-alat dan bahan yang dipakai untuk nyablon di media kain. aku mau beli ditanyain untuk kain atau kertas aku ingung karena ternyata banyak banget. kalo untuk pemula alatnya apa aja. Makasih

  9. Untuk Mas Daud,
    Kalo’ pengen tahu lebih banyak tentang sablon dan perlengkapannya, di wordpress ada blog yang khusus untuk sablon. Coba aja kunjungi cannizaro.wordpress.com.

  10. aku pgn belajar caranya ngetrace gambar dong, n syarat-syarat apa aja supaya gambar bisa di trace.. kalo bikin film raster di corel gmana caranya ya?boleh minta step2 nya?thx ya…

  11. Bosss….saya kadang pingin buat film pake kertas aja dikasih minyak biar irit…cuman punya masalah printer (merk dan type) yang bisa digunakan untuk cetak rester…bisa buat raster 45,50,60 dstnya ya…maklum lagi belajar biar irit ngak harus ke cetak film di cetak pro…gitu makasih banyak atas infonya succses…selalu
    Best regard
    Didik Purwanto

  12. Mas mau nanya tentang bikin film separasi warna untuk gambar foto/lukisan dengan media software Photoshop? Mohon dibalas ya….matur kesuwun….atas bagi2 infonya. Smoga pahalanya dibalas ama Yang Diatas…..Amin…

  13. kambing laut,perkenalken nama gw jamal, g ma tmen g mo buka usaha sablon kaos trus ma distro’, g mo tanya lo tau ga dimana dapetin bahan sablon karpet skalian ma cara produksinya.
    for your help i said thanks and may god bless ya!

  14. Mas tolong ajarin cara bikin film separasi warna untuk gambar foto/lukisan dengan media software Photoshop? Mohon dibalas ya….terimakasih

    • slam knal numpang nimbrung bang, mau nanya cara mau bikin film 3 warna pakai photoshope awalnya buka apa dulu bang, niat belajar design nich.. dengan mohon bantu barang kali yg abang comment bermanfaat bagi saya & terimakasih. .

  15. Bro mau tanya donk gimana caranya mencetak layout gambar design yg udah saya siapin ke media screen sablon biar bisa langsung di sablon, saya newbie banget nich soalnya di dunia sablon dan mau belajar banyak soal dunia sablon ini, makasih.

  16. Agung,
    Itu disebut dengan istilah transfer print: yaitu sablon tidak langsung pada kaos/kain/media lainnya. Ini bisa dengan stiker atau kertas khusus transfer print. Bisa dengan sablon biasa ataupun sablon digital.
    Silakan baca-baca kembali tulisan saya seputar sablon. Terimakasih.

  17. Pak, gimana cara bikin film separasi sablon (CMYK),
    kalo pake printer gimana caranya agar raster 60LPI,
    trus gimana cara bikin film separasi sablon untuk gambar/foto yang agak lowres gitu… thanks -jane-

  18. bro yang mau sablon minimal 3 pcs
    warna baju bebas..
    max simal 7 warna sablonya lebih dari itu di sparasi
    jenis sablon banyak
    -ruber
    -superwhite
    -flocking ( bludru )
    -foaming
    -foil
    -dll

  19. bang saya pernah bikin film smpe 9kali tapi semuanya ga2l, ada yg bolong, ada yg susah d semprot, ga tau waktu penyinaran atau campuran afdruk yang salah.. masih bingung
    tlong dunk bang

  20. Gagal afdruk?
    Coba dicek ulang kepekatan film yang digunakan. Film yang kurang pekat (kurang gelap) juga bisa bikin gagal afdruk.
    Ketebalan emulsi dan waktu penyinaran juga berpengaruh.

    Butuh eksperimen dan pengalaman untuk menentukan waktu penyinaran yang tepat pada berbagai kondisi.

    Kalau ragu terhadap bahan emulsi yang digunakan, coba ganti dengan merk lain yang sejenis.

    • mas, saya tertarik banget sama sablon, mas KaLa, terima orang buat blajar langsung gak’ lumayan, buat modal klo mo pensiun kerja mas….serius mas,

  21. @ azil kalau gagal afdruk mungkin penyebabnya gambar kurang ter press dgn rata, terlalu lama/cepat penyinarannya, gbrnya kurang rata warna gelapnya, dll. bgmn cara azil mengafdruk juga harus nya diceritain biar lebih jelas…. good luck

  22. Salam nyab…nyab….blon!!
    Boleh nambah-nambah nich.
    Gagal afdruk ada berberapa hal penyebab, nih pengalaman aq loh.
    – Obat afdruknya kurang bagus atau stok lama hingga tektur dan warna berubah.
    – Polesan keatas scren kurang rata, terlalu tipis atau terlalu tebal, yang bagus adalah 4x lapis bagian dalam dan 3x lapis bagian luar.
    – Scren boleh jadi masih berminyak atau kotor, pencucian scren sebaiknya bilan berkali-kali dengan sabun colek, setelah pemolesan ddengan soda api atau byclean, finishing dengan penyemprotan hingga pori-pori scren terbuka.
    – screen sebaiknya benar-benar kering.
    – gambar pola kurang pekat atau tebal, gunakan tinta gambar pekat pelikan atau steadler, atau cat cina bila pembuatan pola secara manual, atau printer laser.
    – proses menempelkan pola kepermukaan screen pada ruangan yang terlalu terang.
    – Pengepresan screen (antara busa dan kaca) kurang rapat/kuat hingga pola tidak betul-betul rapat dengan permukaan screen.
    – Bahan pola tidak transparan (terbaik gunakan kalkir atau lumasi kertas AVS 60 atau 70 dengan minyak sayur merata)
    – Luminasi cahaya tidak cukup / kurang, terbaik gunakan sinar matahari cerah antara jam 10 hingga 14 siang.
    – Terlampau cepat atau lama penyinaran, bila dengan cahaya lampu neon 40watt x4 kisaran penyinaran adalah 50-70 detik, bila menggunakan cahaya matahari siang kisaran waktu adalah 15 – 30 detik (bisa dikira-kira dengan cara menghitung).
    – Pencucian screen setelah penyinaran sebaiknya segera, siram dahulu bagian luar screen baru kebagian dalam, gosok perlahan bagian luar screen dengan tangan baru kemudian bagian dalam, setelah pola terlihat, baru semprot dengan spray halus, bila pola bagus tidak bocor dan kuat lanjutkan dengan spray lebih kuat agar pori pola terbuka.
    – Beri sabun colek dan gosok merata agar pori pola tidak tertutup kembali oleh obat afdruk.
    – Keringkan dengan lap halus kemudian keringkan.
    ok aq kira cukup nich, kalo ada fren yang mau nambhain silahkan, tanq

  23. Mas maaf nih …… takut kalo keliatan begonya saya , untuk melihat settingan LPI itu dimana ? dan LPI itu sendiri artinya apa saya sudah mencoba untuk membuat print out raster yang seperti titik – titik kecil tapi kok gak bisa ya ….. tolong detail cara settingan cara ngeprintnya gimana ya mas….. tolong ya…. makacih

  24. thx bro tas infonya….g mau bikin kaos 1 warna doang peseen dimana ya tp g mau nya ukuran bule.. large medium size nya tgl ksi tau dong beda ukukuran bule ma indo

  25. mas nambahin info: beberapa hari yang lalu saya sempet mampir ke bandung, kalo ada yang mau tahu tetekbengek sablon dr teknik plastisol sampe lain2nya, dia jg distributor untuk software penunjang film sablon, sekalian belanja2 jenis2 cat2 sablon dan kualitasnya, lumayan cukup lengkap, dan bisa sekalian nanya2 plus bagi2 ilmu disana: di luca’s screen printing, jl, karang anyar no. 26 bandung telp: 022-4234426..coba aja kalo mampir ke bandung..,

  26. mau numpang nanya dong pa !!
    bagaimana pengaturan cat sablon biar ga cepat kering !!!
    & untuk menghasilkan sablonan yang mengkilat pakai cat apa ya ???

  27. boss buat laster/halftone di corel yg halus gmna c?
    atau di photoshop jg bole
    klo dr photoshop uda jadi laster transfer ke corel nya gmn?
    thanks ya sebelum nya

  28. separasi, aku pernah coba bikin film untuk sablon kaos, file (aku pake 600dpi) yang mau kita sablon diubah dulu ke mode cmyk soft. kita pake photoshop. kemudian kita flatten. buka pada tab chanel, kemudian kita split chanel. Sampai disini kita akan dapet 4 gambar (gray), terdiri dari c m y dan k. tiap tiap chanel ini mode kita ubah ke bitmap dengan resolusi output sama kayak input, method halftone screen, ok. Kemudian akan muncul pilihan halftone screen kita atur untuk frequency baca artikel diatas (aku gunakan 30 untuk jenis tinta rubber),angle 75 (cyan) shapenya round. Khusus untuk angle C=75, M=15, Y=105, K=45. untuk pencetakan aku pake printer ml 2010. Mohon koreksi apabila ada kesalahan, semoga dapet membantu. klo ada yang tau teknik pisah warna bantu aku ya. bidadari99@gmail.com

  29. mas, gimana cara misahin warna secara manualnya? tolong dijelasin,,,,,,,
    trus misale g pake printer laser apa ga bisa?mksh

  30. Mas maaf nih …… takut kalo keliatan begonya saya , untuk melihat settingan LPI itu dimana ? dan LPI itu sendiri artinya apa saya sudah mencoba untuk membuat print out raster yang seperti titik – titik kecil tapi kok gak bisa ya ….. tolong detail cara settingan cara ngeprintnya gimana ya mas….. tolong ya…. makacih

    • Om bgmn caranya membuat film separasi warna sebuah foto/lukisan berwarna dengan menggunakan photoshop seperti kita lihat produk kaos c-59 begitu sempurna……makasih kalau ada yang mau bagi2 ilmu…..

  31. numpang tanya bos, prog corel d convet k wilcom bs ga ya? n gm cara’y, sy masih penasaran soal’y wilcom masih 1 produk dg wilcom, tq.

  32. pak gimana cara mebuat film, dan bahan dasarnya, saya masih bingung…berapa kali sudah dicoba namun tidak ada hasilnya..tanks atas tipsnya

  33. bos mau nanya..
    – kenapa cat GL yang saya gunakan selalu pecah atau retak,kadng warna suka luntur apakah ada campuran lain supaya cat GL bisa bagus hasilnya.
    – cat apa yang bagus buat sablon sparasi
    – kalo cat super white emang hasilnya pecah ataw ga terus bisa di pake buat sablon separasu ga..

    makasih but tanggapannya..

  34. para Master” yg ada disini..mau tanya ni..yang dimaksud teknik cabut warna ada berapa macam ya..karena saya sempat bingun dengan tutorial yang ada. Kebanyakan dari hasil google, saya cuma ketemu dengan cara separate az dr CMYK kmudian selese. Tapi ada yg bilang cabut warna bukan pake separate.klo separate digunain hanya 4-5 warna az. selain cara separate itu ada yang lain ga yah.Klo ada terima kasih buat di share disini or bisa kirim ke email saya ( seqho@yahoo.com )..terima kasih buat yg menyimak atas pertanyaan saya.. Kreatif dan berimajinasi yg tidak ada habisnya…
    salam

    • Cabut warna itu pemisahan warna secara manual. Itu sesuai dengan jumlah warna. Nantinya ketika kita nyablon warna nya sesuai dengan contohnya kalau hijau ya kita pakai tinta hijau, ini berbeda dengan sparasi, yang secara otomatis akan menjadi hijau ketika tinta kuning ketemu cyan. Contoh gampangnya gini, jika kita mau cetak dngan 8 warna, kalau dengan pisah warna sparasi, kita cukup 4 kali cetak. Tapi kalau cabut warna kita harus 8 kali cetak sesuai jumlah warna. Kalau masih kurang jelas bisa mampir ke gubug saya. kalau disini kan kurang jelas.

  35. Tolong untuk para master,ane mau tanya:cara cabut warna dengan photoshop gimana caranya? tapi bukan dengan cara CMYK atau RGB , untuk hasil Film buat Sablon. thanks.salam kreatif

  36. halo bos2 semua, ane mo tanya2 nih..he he

    -kalo pisah warna ato cabut warna tuh pengertiannya sama ga sih?

    -teknik yg dijelasin di atas tuh kan pake coreldraw, kalo pake photosop gimana caranya?

    -bagusan dan akurat mana, coreldraw ato photosop?
    (kalo ane perhatiin di tukang setting biasanya pada pake photosop, ane jg pernah bikin di tempat setting buat di print di kalkir, ko sama mas2 nya file corel ane diconvert ke jpeg, trus dia bikin di photosop, ane tanya ke dia, ga dijawab, mas2 nya pelit dlm berbagi ilmu.. . He he..)

    -gimana dgn fast film, bagus ga?

    Mohon pencerahannya ya, para master2 disini :)
    thx
    sukses selalu

    • Gan, saya juga sering buat kaos dangan sablon cabut warna.., sama dengan pisah warna
      kalo dulu saya sering buat filmnya ke Bandung
      tapi karena terlalu sering< jadi sekarang udah punya sendiri software cabut warna dari Amrik
      hasilnya hampir 95% akurat

  37. tolong cara buat raster sablon diprinter baru yang 1200 dpi gimanaya dan kalau di photo soft gimana terima kasih banyak yaa boss

  38. Mohon dicerahkan pandangan saya… Saya sudah hampir stress… Saya bikin film CMYK di cetak pro, tp muncul masalah lagi… Klow pas gesut nanti gmna cara ngepasin perwarnanya??? Soalnya saya pake peralatan seadanya tanpa meja sablon dan perangkat pembantu laen, cuman pake triplex n lem meja… “Tolong saya para master sablon..”. Thx…

  39. saya ingin belajar lebih banyak lagi tentang dunia percetakan ini….khususnya sablon plastik….
    tolong ya bos…..?

  40. tolong donk….para Master….dimana saya bisa melihat katalog (harga) mesin untuk percetakan…?
    sprti…sparasi/sablon dll..nya….
    soalnya d daerah saya sepertinya belum ada dan mungkin gak ada yang menjual mesin2 sprti itu….
    trims ya….

  41. mas saya mau nanya klu saya pisah warna kaya 8 warna gitu kita dh pisah semua kenapa ngak krop yah,moon bantuan nya masss,terimaksihhhhh

  42. bagi temen2 yang pengen video tutorial pecah warna dengan aplikasi coreldraw bisa e-mail ke saya : uge_oe@yahoo.com ato kunjungi web saya di konveksi-sablon-sibinuang.com ntr bakal saya upload tgl tnggu tanggal mainx.. :)

  43. mas.. cara biar sablon kaos,tinta biar gak bleber atau melebar di kaos g mana caranya.? apa ada spesifikasi sendiri..contohnya..”untuk bahan kaos katon jenis skrennya beda,dan bahan kaos laen katon skrennya beda lagi gitu kali ya..?

  44. MAS mo ikut nanya ?????????tinta jenis apa yg bisa dipakai dikain hyget,drifit,serena yang tidak luntur // copot……..thx jawabannya……

  45. sangat menarik dan bermanfaat sekali artikel ini, mudah2an agan g bosen memberi dan beramal ilmu pada bangsa ini. terimakasih banyak atas info dan pembelajarannya.

  46. assalamualaikum mo tanya
    jenis sablon kaos joger itu apa ya yg menyatu menyerap pada kain?? aane nyari nyari ko ga ada ya.. itu khan meresap dlm kain… sya coba SW tdk bsa persis, medium tdk bsa ,,pdhal itu bkan jenis rubber,, klu ada nmanya apa..? makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s