Mati Itu Perintah Tuhan


nextJika kita orang beriman, yang meyakini keberadaan Tuhan (entah dengan nama apa kita menyebutnya), maka kita harus pula meyakini bahwa apapun yang terjadi semuanya adalah atas kehendak Tuhan. Tuhanlah yang telah menciptakan alam raya beserta segala isinya, juga yang mengatur segala proses dan kejadian-kejadian di dalamnya. Segala galaxy, tata surya, susunan planet-planet yang mengorbit,….semua telah diatur sedemikian hingga berjalan seperti waktu yang lampau, hari ini ataupun nanti. Bagi Tuhan, itu hanyalah hal sederhana, sesederhana ucapan “Jadilah!”, maka terjadilah.

Akan halnya kita, makhlukNya, telah diciptakan dengan kehendakNya, dengan tujuan-tujuan yang kita tidak pernah tahu sampai nanti kita sendiri bisa bertemu langsung dan bertanya (jika memang diinginkanNya). Tidak ada pilihan apapun bagi kita mengenai hal itu. Tidak ada suka atau tidak suka. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengikuti semua yang telah dirancang, dan tentu saja diperintah olehNya. Kita tidak pernah meminta untuk dilahirkan dan hidup di dunia ini (setidaknya tidak satu orang pun yang pernah menyatakan mengingat hal itu). Tetapi Tuhan lah yang memerintahkan kita untuk lahir dan hidup di dunia ini.

Perintah Tuhan bukan hanya menyangkut tentang kewajiban dan larangan melakukan sesuatu seperti yang tertulis dalam Kitab Suci atau buku-buku agama lainnya, tetapi juga melingkupi segala peristiwa yang terjadi di alam semesta. Perintah Tuhanlah yang membuat planet-planet beredar pada garis orbitnya, adanya gaya gravitasi, matahari memancarkan cahaya, angin berhembus dan sebagainya. Perintah Tuhan jugalah yang membuat proses kelahiran dan kehidupan berjalan sebagaimana berlaku. Kalau boleh kita menganalogikan, sama halnya dengan seorang programmer komputer yang menuliskan kode-kode perintah yang membuat suatu sistem komputer bisa berjalan, dan sistem tidak akan berjalan melampaui apa yang diprogramkan.

Demikian itulah, kelahiran dan kehidupan kita hanyalah bagian dari perintah-perintah Tuhan. Dan kehidupan kita dibatasi oleh waktu, yang juga merupakan bagian dari perintah-perintah Tuhan. Jadi, ketika waktu itu telah tiba, maka berakhirlah kehidupan kita dan kita memasuki tahapan perintah baru….kematian.

One thought on “Mati Itu Perintah Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s