Mengapa tampilan foto jadi jelek kalau gambar diperbesar?

kecilJika anda memiliki foto-foto, baik dari koleksi pribadi maupun hasil download atau kiriman lewat email di komputer, anda pasti pernah mengalami hal tersebut. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Ini terjadbesari lantaran gambar/foto tersebut merupakan tipe bitmap graphics.
Pada gambar yang bertipe bitmap, gambar tersusun atas kotak-
kotak
yang sangat kecil yang disebut pixel.  Setiap pixel memiliki nilai-nilai warna
numerik.

Bitmap merupakan suatu grafik yang resolution-dependent, yang merepresentasikan jumlah pixel yang tetap. Tiap gambar memiliki resolusi masing-masing. Resolusi sebuah image/gambar menyatakan berapa jumlah pixel untuk setiap inch dalam gambar tersebut. Resolusi diukur dalam satuan ppi (pixels per inch) atau dpi (dots per inch). Resolusi yang rendah dapat menghasilkan tampilan gambar yang kurang halus (grainy); resolusi tinggi dapat menghasilkan gambar yang lebih halus, tetapi membuat ukuran file menjadi lebih besar.

Anda pernah melihat rajutan benang warna-warni di atas kain kasa (dengan kotak-kotak kecil) yang membentuk semacam lukisan atau gambar (kalo di tempat saya biasa disebut strimin)?.  Misalnya sang perajut membuat lukisan bunga. Kalau kita lihat dari jarak idealnya, gambar atau lukisan tersebut terlihat bagus dan indah. Tapi kalau kita lihat dari jarak yang lebih dekat, mulai terlihat ada penurunan kualitas (tidak ratanya garis atau lengkungan daun mulai terlihat jelas). Kalau kita lihat lebih dekat lagi, akan kelihatan bentuk daun atau bunga yang pinggirannya seperti gergaji. Jadi kelihatan kurang bagus kan?

Penampilan gambar bitmap kira-kira seperti itu. Jadi bila tampilan gambar bitmap terlihat bagus pada ukuran aktualnya, bisa saja tampilan gambarnya jelek atau mengalami penurunan kualitas saat ukurannya diubah, atau saat ditampilkan atau dicetak pada resolusi yang lebih tinggi dari resolusi aslinya. Itulah sebabnya gambar yang terlihat bagus pada ukuran aslinya akan menjadi kurang bagus bila kita perbesar.

Contoh program aplikasi pengolah gambar yang menghasilkan bitmap graphics diantaranya adalah Photoshop, corel-photopaint, dll.

Apa bedanya bitmap dengan vector graphics?

Gambar dengan tipe vector graphics itu terbuat dari susunan garis-garis dan kurva, dengan deskripsi-deskripsi matematika. Deskripsi matematika itulah yang mengatur dimana posisi, panjang serta arah dari garis yang digambar.

Disamping itu, kita bisa menggambar garis (outline) yang halus dan tajam dengan vector graphics, yang tidak dapat dilakukan oleh bitmap graphics. Vector graphics cocok untuk menggambar ilustrasi dan logo. Ini karena vector graphics merupakan grafis yang resolution-independent. Dapat diubah ke sembarang ukuran, atau dicetak dan ditampilkan pada sembarang resolusi tanpa kehilangan ditail dan kualitas.

Contoh program aplikasi grafis yang menghasilkan gambar vector graphics diantaranya adalah coreldraw, illustrator, freehand, dll.

2 thoughts on “Mengapa tampilan foto jadi jelek kalau gambar diperbesar?

  1. Hmm…. kalo aku sih jarang banget make’ foto yang formatnya bitmap. Paling banter motret pake Raw, kalo dikompresi palingan jpeg dan png saja ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s